Pahami alur Project Completion pada proyek EPC Oil & Gas secara profesional mulai dari Mechanical Completion, Pre-Commissioning, Commissioning, hingga System Handover. Training ini membahas systemization, boundary limit, ITR, punch list management, system readiness, hingga turnover process untuk membantu peserta memahami implementasi completion management yang terstruktur, efektif, dan sesuai praktik industri EPC.
Training Project Completion Engineer ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang alur penyelesaian proyek dari tahap konstruksi hingga serah terima ke operator. Peserta akan mempelajari konsep systemization, pengelolaan ITR dan punch list, readiness commissioning, serta penyusunan System Turnover Package (STP).
Training ini bersifat praktis dan berbasis studi kasus proyek EPC Oil & Gas, Power Plant, dan industri, sehingga peserta mampu mengelola proses completion secara terstruktur, terukur, dan siap diaudit
Memahami filosofi lengkap Project Completion Management System (PCMS) yang digunakan pada proyek EPC Oil & Gas. Peserta akan mempelajari bagaimana PCMS mendukung proses serah terima proyek secara sistematis dari tahap konstruksi hingga operasi, termasuk pengendalian dokumen, monitoring status completion, pengelolaan subsystem, dan strategi turnover.
Mempelajari cara membagi fasilitas menjadi system, subsystem, serta batas commissioning. Materi mencakup penyusunan boundary limit, system breakdown structure, dan koordinasi interface untuk mendukung proses mechanical completion dan commissioning secara efisien.
Memahami konsep Mechanical Completion, aktivitas inspeksi, kebutuhan MC dossier, serta kategori punch list (Kategori A, B, dan C). Peserta juga akan mempelajari metode tracking punch list dan alur rectification yang umum digunakan pada proyek EPC.
Mempelajari alur kerja keseluruhan mulai dari penyelesaian konstruksi hingga kondisi ready-for-startup. Materi meliputi cleaning, flushing, leak testing, loop checking, energization, functional testing, hingga persiapan startup untuk berbagai disiplin.
Mempelajari cara menyusun prosedur pre-commissioning profesional berdasarkan dokumen engineering, P&ID, datasheet, vendor manual, dan standar internasional. Peserta akan memahami struktur prosedur, method statement, aspek keselamatan, dan urutan pelaksanaan pekerjaan.
Menyusun prosedur commissioning untuk startup system dan equipment proses. Topik mencakup startup philosophy, operational checks, acceptance criteria, koordinasi dengan tim operasi, persiapan troubleshooting, dan pelaksanaan commissioning yang aman.
Peserta akan mempelajari cara membuat test package dan turnover dossier beserta dokumen pendukung seperti check sheet, inspection record, punch list, redline markup, sertifikat, dan dokumen handover yang dibutuhkan oleh client maupun tim operasi.
Memahami pengembangan Inspection & Test Record (ITR) serta metode tracking completion. Peserta akan belajar memonitor status penyelesaian proyek, membuat laporan completion, dan mengelola progress disiplin menggunakan sistem completion tracking yang umum digunakan di proyek EPC.
Mendapatkan wawasan praktik nyata implementasi proyek EPC melalui contoh lapangan, studi kasus proyek, permasalahan umum di lapangan, tantangan koordinasi, dan lessons learned dari proyek konstruksi dan commissioning Oil & Gas.
Mempelajari metode koordinasi efektif antara tim Construction, QA/QC, Mechanical, Electrical, Instrumentation, dan Commissioning untuk meningkatkan komunikasi, pengelolaan interface, penyelesaian punch list, dan kelancaran proses handover proyek.